OECD telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan para penyelenggara utama survei-survei e-Government global dengan tujuan untuk memperkenalkan indikator-indikator baru e-Government yang fokus terhadap kinerja sektor publik. Yih-Jeou Wang,Head of Unit, OECD E-Government Project, dikutip Plaza eGov dari FutureGov menyatakan, hingga kini, indikator-indikator pemeringkatan e-Government yang ada berfungsi
"Bagaimana e-Government menopang reformasi sektor publik yang kini semakin kompleks, dan tidak mudah untuk menentukan kinerja sektor publik jika menggunakan indikator-indikator yang ada dewasa ini," jelas Wang. "Ketersediaan data untuk melakukan perbandingan-perbandingan yang berguna sangat terbatas dan kerap kali dilakukan berdasarkan asesmen-asesmen yang subyektif."
Sejauh ini OECD telah melakukan pembicaraan dengan 31 negara anggota OECD, yang meliputi Jepang, Korea Selatan, Selendia Baru dan Australia, serta berdialog dengan
OECD tidak akan menciptakan sebuah tabel baru yang mengkombinasikan berbagai metodologi dan indikator pemeringkatan yang ada, tegas Wang, walaupun serangkaian diskusi mungkin saja mengeksplorasi cara-cara menghindari duplikasi. "Kita tidak akan memulainya dengan hal-hal yang mendasar. Kami ingin menciptakan tipe-tipe indikator yang berbeda yang memampukan semua pemerintah menyimpulkan sendiri implementasi e-Government negaranya.
Sebuah "satuan tugas virtual" yang mewakili semua negara kini dalam proses pembentukan untuk melakukan pengembangan indikator-indikator e-Government. OECD juga akan membuat sebuah mekanisme diskusi berbasis web. "Banyak diskusi pada Maret 2010 lalu berpusat pada mengidentifikasi area-area target dan membangun definisi-definisi yang jelas dan metodologi yang kuat, ungkap Wang. "Tahap pengembangan sangat rawan dang akan membutuhkan kerjasama yang erat dengan sejumlah negara, organisasi-organisasi internasional dan kelompok-kelompok riset akademik. Hasilnya akan dituangkan di dalam laporan dua tahunan OECD : "Government at a Glance" pada edisi-edisi mendatang.
Edisi pertama telah dipublikasikan pada 2009 lalu yang menyajikan data mentah berbentuk excel dan memperkenal indeks-indeks gabungan atau komposit yang menyimpulkan elemen-elemen kunci praktik-praktik manajemen publik dalam manajemen sumber daya manusia, penganggaran dan manajemen regulasi.
"Anda tidak dapat mengelola sesuatu yang tidak terukur," ujar Wang. " Ketika
(Martin Simamora)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar