Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Kamis, 04 Februari 2010

Penerbitan KTP Elektronik Inggris Beratkan Anggaran Pemerintah

Inggris bisa jadi kalah cepat dengan Malaysia yang tergabung dalam negara-negara persemakmuran (bekas koloni Inggris) dalam menerapkan KTP Elektronik untuk Kelompok Usia 16-24 tahun. Besar anggaran yang harus dikeluarkan negara menjadi salah satu penyebab lambannya implementasi. Tak hanya itu masyarakatpun menyuarakan bahwa program ini memberatkan anggaran negara

Pemerintah Inggris memiliki skema KTP Nasional bernilai multi miliar pound dan kini beranjak dari Inggris Utara menuju ibu kota Inggris terutama untuk anak muda. Program ini menjadi kontroversial di Inggris dan menurut Home Office , keputusan untuk menerapkan KTP elektronik yang akan dikenakan biaya £30 per kartu mengikuti jejak yang dinyatakan sukses dilaksanakan di barat laut Inggris.


Namun sejumlah pihak berkeberatan terhadap pelaksanaannya, termasuk Stella Rimington,pejabat terdahulu MI5, kelompok opsisi NO2ID, dan banyak lagi penentangan yang menyatakan bahwa implementasi KTP Elektronik akan memberatkan pengeluaran negara.


Home Office minister Meg Hillier pada Selasa (26/1) saat peluncuran KTP Elektronik di Inggris menyatakan:"Kartu Identitas Nasional adalah bukti sebuah instrumen yang berdayaguna bagai pemuda di Kota London, yang berguna saat mereka membuka rekening di bank, membeli barang-barang yang memiliki batasan usia seperti game komputer atau DVD, saat mengunjungi klub malam atau berpergian keliling Eropa.

"Ada bayak keuntungan yang telah dinikmati oleh masyarakat di Greater Manchester dan Barat Laut Inggris dengan diterapkanya perundang-undangan pembatasan usia minuman beralkohol bagi anak muda, bagi anak muda pun menjadi lebih penting untuk memilki sebuah kartu identitas yang dapat diterima secara universal untuk membuktikan kebenaran usia.

Sementra itu, Richard Hurley, Communications Manager CIFAS Inggris yang memberikan jasa pelayanan anti Fraud berujar:"Jika kartu identitas nasional diterapkan maka akan menajdi dokumen pendamping yang akan mengokohkan identitas seseorang, disamping; paspor, SIM, dan lain-lain. Menjadi alat untuk memerangi Fraud.

Skema KTP Elektronik Inggris :



Bahkan kelak KTP Elektronik akan menggantikan semua dokumen lainnya sehingga menjadi "Gold Standard" identitas seseorang, namun tentunya sangat bergantung pada sebesar apa tingkat kepercayaan publik dan korporasi terhadap KTP Elektronik Nasional.

(Sumber :Public Technology | Foto: http://plumcom.blogspot.com)

-----------------------------------------------------------------------------------





Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2014

Russia e-Government : One Click State

e-Government: have we forgotten of the public sector context?

Eight mega trends in e-government for the next eight years

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Fraunhofer Fokus : e-Government & Applications

Berita Terbaru


Get Widget