Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Kamis, 18 Februari 2010

ASEAN Kini Punya Web Portal Wisata


Gurley mengungkapkan, kampanye website berfokus pada 3 jenis turisme, dan ini berdasarkan studi 6 bulan :Petualangan Budaya, Wisatawan Baru dan wisatawan muda yang independen. Kategori yang terakhir dikenal sebagai wisatawan yang mengunjungi dua atau lebih negara dengan single trip, yang menjadi target utama Asean dalam promosinya : sebagai "single tourist destination"

Asean kini punya www.southeastasia.org sebagai website resmi ASEAN TOURISM ASSOCIATION yang telah diluncurkan dalam sebuah soft launching Selasa 26 Januari 2010 lalu di Bandar Seri Begawan saat Asean Tourism Forum (ATF) 2010.

Website terbangun sebagai hasil kolaborasi antara Aseanta (Asean Tourism Association) dan US Agency for International Development (USAid), sebagai sbuah upaya memperkokoh proyek Asean Competitiveness Enhancement (Ace).

Tujuan utama pembangunan website untuk mendukung para operator wisata dan perjalanan yang kebanyakan UMK dan tak memiliki website sendiri dapat menggunakan template yang tersedia di website mempromosikan programnya dan secara otomatis akan terhubung ke SoutheastAsia.org tanpa biaya sama sekali.


Ace Project Director Gurley berujar bahwa untuk memiliki tautan ke SoutheastAsia.org, semua biro wisata dan perjalan yang telah memiliki website hanay perlu melakukan registrasi dengan Wego, sebuah perusahaan Singapura yang menyediakan fasilitas "meta-search", untuk didaftarkan sebagai salah satu sumber wisata dan membayar biaya referal sebesar USD1.


Agen perjalanan dan wisata yang tak memiliki website harus mendaftarkan dirinya dengan Sota (Standard Online Tourism Architecture), agar dapat mengunduh sebuah template gratisan dan secara otomatis akan teregistrasi dengan SoutheastAsia.org, jelas Gurley.

Sebagai bagian mekansisme filter, maka biro perjalanan/wisata yang tertarik wajib terlebih dahulu di endors oleh departemen pariwisata setempat untuk dimasukan ke dalam website.

Gurley mengungkapkan, kampanye website berfokus pada 3 jenis turisme, dan ini berdasarkan studi 6 bulan :Petualangan Budaya, Wisatawan Baru dan wisatawan muda yang independen. Kategori yang terakhir dikenal sebagai wisatawan yang mengunjungi dua atau lebih negara dengan single trip, yang menjadi target utama Asean dalam promosinya : sebagai "single tourist destination"


Pasar utama turisme Asean adalah; Amerika Utara,Eropa, India, dan Australia, tak hanya dengan mengedepankan pintu masuk melalui penerbangan tetapi juga melalui kapal pesiar.

Tantangan utama website ini adalah bagaimana meningkatkan populasi kunjungan hingga 20% terpenuhi pada Official Launch dalam International Tourism Bourse (ITB) di Berlin pada Maret 2010 mendatang. USAid mengalokasikan USD500,000 untuk melaksanakan marketing online, dan berharap website akan menghidupi dirinya sendiri melalui pendapatan iklan dan referal berbagai biro wisata/perjalanan.


(Brunei Times |Martin Simamora)






Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2018

Why China is building islands in the South China Sea

INDONESIA NEW CAPITAL CITY

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Berita Terbaru


Get Widget