Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Dunia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Maret 2017

Berbagai Perkembangan Di Proyek-Proyek Kota Pintar Tiongkok: Nanjing, Yinchuan, Lijiang (2)


Bagian  1
Menempatkan Sebuah Pencegah Kejahatan
Salah satu pemandangan paling mengesankan di Tiongkok adalah  Sungai Li sepanjang 83 kilometer yang terletak diantara tempat-tempat  tujuan turisme yang paling banyak dikunjungi di negeri tersebut. Area menakjubkan  kelas 5A nasional ini memiliki 179 kapal untuk mengakomodasi jutaan turis yang datang dari berbagai belahan dunia. Namun, satu tantangan yang telah menjangkiti area  itu, rendahnya ketertiban sosial, dengan insiden-insiden seperti berenang di kawasan terlarang pada sungai, dan rakit bambu yang digunakan di sungai telah menyebabkan  sekitar 30 kematian setiap tahun. Pedagang kaki lima atau pengasong juga telah  secara serius menghambat manajemen lokasi-lokasi wisata di sepanjang sungai tersebut.

Untuk menanggulangi kelemahan pemantauan yang benar dan sistem pengawasan, Polisi Lijiang membutuhkan solusi untuk menguatkan kontrol ketertiban sosial dan penegakan hukum. Diantara solusi-solusi yang tersedia, jaringan-jaringan optikal terbukti menghadapi tantangan untuk dijalankan, sebungan dengan permukaan tanah yang tak rata atau berbukit-bukit di sekeliling sungai. WiMax juga gagal untuk memenuhi  mobilitas kecepatan tinggi yang dibutuhkan oleh kapal-kapal patroli sungai.

Sabtu, 18 Februari 2017

Berbagai Perkembangan Di Proyek-Proyek Kota Pintar Tiongkok: Nanjing, Yinchuan, Lijiang (1)



Dengan Tiongkok yang sedang  melaju di atas trek yang akan mencuatkannya sebagai ekonomi  dunia paling kuat, pada tahun-tahun belakangan ini telah memperlihatkan kota-kotanya dalam cara yang sama, telah menunjukan ambisi-ambisi untuk menjadi sejumlah kota tercerdas di bola dunia ini, melakukan maksimalisasi pemanfaat teknologi-teknologi jaringan dan komputasi untuk memajukan kekompetitifan dan memperbaiki kehidupan warga kotanya.

Munculnya kemetropolitan tidak melulu harus sesuai dengan aturan yang keras dan ketat untuk mengatur seperti apakah seharusnya sebuah kota “pintar” terlihat, tetapi kota-kota tersebut memang memiliki sejumlah hal kesamaan-sebuah keantusiasan terhadap pengedepanan keamanan publik dan layanan-layanan warga kota, dengan meruntuhkan menara-menara silo atau penyimpan bahan pangan, yaitu sebuah upaya untuk meruntuhkan berbagai hambatan yang justru ditimbulkan oleh begitu ketatnya hirarki-hirarki yang berorientasi pada tujuan organisasi atau lembaga, dan bukan pada tujuan menciptakan kepuasan masyarakat, sebagai kepedulian utama.

Rabu, 23 Oktober 2013

Warren Buffet : Jika Pemerintah AS Gagal Bayar Utang, Itu Adalah Sebuah Ketololan

Oleh :  Martin Simamora



Warren Buffet : Jika Pemerintah AS  Gagal Bayar Utang, Itu Adalah Sebuah Ketololan
Warren Buffett smiles during an interview with Liz Claman of the Fox Business Network, in Omaha, Neb., Monday, May 6, 2013. The Berkshire Hathaway shareholders meeting took place over the weekend. (AP Photo/Nati Harnik) | AP


Bilioner Warren Buffet  mengutarakan bahwa  akan menjadi ketololan bagi pemimpin-pemimpin bangsa mengijinkan Amerika Serikat untuk  membuat gagal bayar utang atas tagihan-tagihannya.

Investor  kondang yang juga  memimpin konglomerat Berkshire Hathaway, menyatakan hal ini pada Rabu, 16 Oktober 2013 di  CNBC, sebagaimana dilansir Huffingtonpost.com

Buffet mengatakan, dia berpikir bahwa pemerintah federal tidak akan gagal membayar tagihan-tagihannya, tetapi 
"if it does happen, it's a pure act of idiocy." -- “jika itu memang terjadi, itu adalah sebuah tindakan murni ketololan.”

Jumat, 18 Oktober 2013

Akankah Terjadi Shutdown lagi? Joe Biden : ”There’s no guarantees of anything”

Oleh : Martin Simamora

Akankah Terjadi Shutdown lagi?

Joe Biden : ”There’s no guarantees of anything”



Telah disepakati oleh Kongres pada Rabu untuk  memperpanjang pengeluaran (anggaran)  pemerintahan Obama hingga  15 Januari 2014 mendatang, dan menaikan batas utang   sampai awal Februari 2014. Tetapi negosiasi-negosiasi  alot telah sedikit melunakkan perbedaan antara Demokrat dan Republik pada pertanyaan pengeluaran pemerintah.

Sehingga akankah bangsa ini  terkena shutdown lainnya? Ada sebuah kasus kuat terkait mengapa itu tidak akan, tetapi prospek kebuntuan fiskal lainnya masih tetap sebuah kemungkinan yang nyata atau jelas.



Shutdown lainnya?

Wakil Presiden Joe Biden menjelaskan hal ini secara jitu pada Kamis saat dia  menyambut para pegawai negeri yang kembali bekerja di Evironmental Protection Agency. ”There’s no guarantees of anything,” atau “Tidak ada  garansi apapun,”  ujarnya seperti dilansir laman nbcnews.com, ketika dia ditanyai apakah dia dapat menjaminkan atau memastikan kembali bahwa tidak akan ada shutdown.

Kamis, 17 Oktober 2013

"Shut down" Berakhir, Pemerintah AS Punya Anggaran Hingga 15 Januari 2014

Oleh Martin Simamora


"Shut down" Berakhir, Pemerintah AS  Punya Anggaran Hingga 15 Januari 2014







Setelah 16 hari  shutting down   dilakukan pada pemerintah Amerika Serikat dan  membawa bangsa ini menuju  ambang gagal bayar hutang/default,  kongres yang menahan anggaran telah melakukan pemungutan suara pada penghujung  Rabu untuk membuka kembali badan-badan federal,  memanggil  ratusan ribu pegawai negeri sipil untuk kembali bekerja  dan menaikan  limit atau ambang batas atas utang $16.7 triliun.


Sebuah kesepakatan diusung oleh Pemimpin Senat Mayoritas, Harry M. Reid( Demokrat- Nevada), dan Pemimpin Senat Minoritas Mitch McConnel (Republik- Kentucky) telah menyudahi sebuah  jalan buntu yang telah terbangun bulan lalu, ketika para konservatif garis keras mendesak para pemimpin GOP (Grand Old Party, ini istilah bagi Republikan) menggunakan ancaman shutdown untuk menjegal  sebuah ekspansi  sangat penting  jaminan kesehatan yang didanai oleh pemerintah  federal, demikian diberitakan laman washingtonpost.com

Selasa, 15 Oktober 2013

Kala Twitter Jadi "Penyelamat" Astronot NASA Saat AS Shutdown

Oleh : Martin Simamora,S.IP

Kala Twitter Jadi "Penyelamat" Astronot NASA Saat AS Shutdown
NASA astronauts Tom Marshburn and Chris Cassidy work outside the International Space Station during a spacewalk in 2009. They were paired again for a rare unplanned spacewalk on May 11, 2013.

Credit : NASA

Astronot-astronot NASA masih dapat mengirimkan tweet dari angkasa luar, meskipun pemerintah AS masih mengalami Shutdown.
Program-program  badan Angkasa Luar semuanya  mengalami penghentian sejak  shutdown  pada pemerintah AS dimulai  1 Oktober, tetapi astronot-astronot; Karen Nyberg dan Mike Hopkins  tetap terus mengirimkan   rangkaian  pemberitaan   pada sosial media International Space Station. Hopkins bahkan telah memposkan   foto-foto awan angkasa luar yang misterius,  dibentuk oleh sebuah  uji coba peluncuran misil Rusia pada 10 Oktober.

Senin, 14 Oktober 2013

Amerika Dalam Bayang-Bayang Kiamat Ekonomi!

Oleh : Martin Simamora,S.IP



Amerika  Dalam Bayang-Bayang Kiamat Ekonomi!

Investors face U.S. default risk with no Plan B-
Credit : reuters.com

Jim Yong Kim,  presiden World Bank telah memberikan peringatan bahwa Amerika Serikat hanya “ sejauh hari-hari dari sebuah momen  yang sangat  berbahaya” karena peminjaman krisis yang dilakukan pemerintah.

Jim, sebagaimana dilansir laman bbc.co.uk, mendesak para pembuat kebijakan untuk mencapai sebuah kesepakatan untuk menaikan  batas atas hutang pemerintah sebelum tenggat waktu Kamis , 17 Oktober mendatang.

Departemen Keuangan Amerika Serikat akan  segera  mengalami kehabisan uang atau dana jika tidak ada kesepakatan dicapai  untuk  meminjam  pada pasar-pasar finansial.


Juga Malapateka Bagi Dunia

Kim telah memperingatkan bahwa  ini dapat menjadi sebuah “ disastrous event” atau “peristiwa yang dapat menimbulkan penderitaan hebat” bagi dunia.

Corruption Perceptions Index 2018

Why China is building islands in the South China Sea

INDONESIA NEW CAPITAL CITY

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Berita Terbaru


Get Widget