Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Selasa, 15 Oktober 2013

Kala Twitter Jadi "Penyelamat" Astronot NASA Saat AS Shutdown

Oleh : Martin Simamora,S.IP

Kala Twitter Jadi "Penyelamat" Astronot NASA Saat AS Shutdown
NASA astronauts Tom Marshburn and Chris Cassidy work outside the International Space Station during a spacewalk in 2009. They were paired again for a rare unplanned spacewalk on May 11, 2013.

Credit : NASA

Astronot-astronot NASA masih dapat mengirimkan tweet dari angkasa luar, meskipun pemerintah AS masih mengalami Shutdown.
Program-program  badan Angkasa Luar semuanya  mengalami penghentian sejak  shutdown  pada pemerintah AS dimulai  1 Oktober, tetapi astronot-astronot; Karen Nyberg dan Mike Hopkins  tetap terus mengirimkan   rangkaian  pemberitaan   pada sosial media International Space Station. Hopkins bahkan telah memposkan   foto-foto awan angkasa luar yang misterius,  dibentuk oleh sebuah  uji coba peluncuran misil Rusia pada 10 Oktober.
NASA Astronaut Mike Hopkins took this photo fromthe International Space Station
on Oct. 10. “Saw something launch into space today.Not sure what it was but the cloud it left behind
was pretty amazing,” the Expedition 37/38 Flight Engineer tweeted. Credit:Mike Hopkins (twitted as @astrolllini)

Hopskins dan Nyberg, keduanya telah mengirimkan foto-foto dan  perkembangan-perkembangan dari Twitter mereka masing-masing, @Astrolini dan @AstroKarenN,  namun tidak satupun yang mengomentari  shutdown yang masih berlangsung, yang telah dimulai pada 1 Oktober waktu Bumi.
Astronaut Luca Parmitano of Italy tweeted this photo of
a missile launch
seen from the International Space Station
on Oct. 11, 2013.
Credit: Luca Parmitano
(via Twitter as @astro_luca)



NASA telah mengambil langkah-langkah spesial untuk memastikan  astronot-astronot di laboratrium yang mengorbit aman selama  shutdown atau penutupan pemerintah. Pengarung/penjelajah angkasa luar veteran, Nyberg dan pengangkasa pertama Hopkins saat ini ditopang oleh   kru penopang di Mission Control di NASA’s Johnson Space Center di Houston.



“NASA akan melanjutkan operasi-operasi di Mission Control Center untuk memproteksi  kehidupan enam anggota kru  di orbit dan keselamatan serta keamanan stasiun angkasa, “jubir NASA, Josh Byerly  mengatakan kepada SPACE.com dalam sebuah email tepat sebelum shutdown berlaku efektif.




Kurang dari 600 atau sekitar 18.000 pegawai badaan antariksa dapat bekerja selama masa Shutdown. Media social yang dijalankan NASA juga tidak dijalankan (walaupun para iluwan NASA masih dapat mengirimkan berbagai update dari akun-akun personal) dan  acara-acara badan ini di seluruh AS telah dibatalkan sejak Shutdown.




"Sorry, but we won't be tweeting/responding to replies during the government shutdown," demikian sekarang terbaca pada profil Twitter Voyager1.” Be back as soon as possible,”  janji akun ini.



Martin Simamora|SPACE.com

Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2014

Russia e-Government : One Click State

e-Government: have we forgotten of the public sector context?

Eight mega trends in e-government for the next eight years

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Fraunhofer Fokus : e-Government & Applications

Berita Terbaru


Get Widget