Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 September 2015

Pesawat Tempur dan Kapal Perang Perkuat Perairan Natuna




Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan memperkuat perairan Natuna dengan menambah sejumlah kapal perang dan kapal patroli serta pesawat tempur guna mengamankan wilayah Pulau Natuna dari kejahatan laut dan konflik Laut Tiongkok Selatan.

"Kita akan perkuat di sini (Natuna), baik dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara," kata Menhan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Natuna, Kepulauan Riau,
Rabu (16/9/2015).

Menurut dia, Pulau Natuna wajib diperkuat sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI. Sebab, pulau ini berbatasan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan yang saat ini dirundung konflik.

"Di sini pulau yang paling jauh di utara, salah satu pintu gerbang Indonesia. Di utara, di Laut Cina Selatan masih ada ketegangan, antara Tiongkok dan beberapa negara ASEAN, seperti Malaysia, Vietnam, dan Filipina. Tentu Amerika juga akan hadir di tengah-tengah ketegangan ini," katanya.

Ketua Komisi I DPR Dukung TNI Beli Sukhoi SU-35



Komisi I DPR mendukung TNI membeli pesawat tempur Sukhoi SU-35. Dewan menilai Sukhoi SU-35 bisa menggantikan pesawat tempur jenis F-5 Tiger karena sudah tidak layak.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Sidiq mengatakan, peremajaan pesawat tempur sudah seharusnya dilakukan. Bahkan, dia menilai, TNI tidak boleh tanggung dalam membeli pesawat tempur.

"TNI sudah mengajukan kebutuhan Sukhoi SU-35 dan sudah disampaikan ke Komisi I DPR. Komisi I prinsipnya mendukung kalau untuk perimbangan kekuatan. Sekalian saja, jangan tanggung-tanggung," kata Mahfudz di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Senin, 21 September 2015

China Membangun Landasan Pesawat Ketiga Di Kepulauan Laut China Selatan


Previous satellite pictures of construction and dredging under way at Mischief Reef in the Splatly Islands. © Getty Images

China terlihat sedang membangun landasan pesawat ketiga pada  teritori yang sedang diperebutkan di kawasan Laut China Selatan, seorang pakar Amerika Serikat telah mengatakan hal itu  belum lama ini pada Senin 14 September, menanggapi  serangkaian foto satelit yang diambil  seminggu sebelumnya.

Foto-foto tersebut diambil untuk Center for Strategic and International Studies atau CSIS  Washington, yang memperlihatkan pembangunan di Mischief Reef [jadi ini adalah kepulauan batu karang], satu dari sejumlah pulau-pulau buatan China yang telah diciptakan dalam kepulauan Spratly.

Sabtu, 19 September 2015

Thales Memasok Sistem Pertahanan Udara ForceShield Kepada Angkatan Bersenjata Malaysia




Thales telah menandatangani sebuah kontrak dengan The Westar Group’s Global Komited untuk memasok sistem pertahanan udara tingkat lanjut terintegrasinya, ForceSHIELD, kepada Angkatan Bersenjata Malaysia.

Sistem ini mencakup misil-misil STARStreak,  sistem radar CONTROLMaster 200 dan sistem-sistem koordinasi senjata, sistem-sistem persenjataan bergerak atau mobile: RAPIDRanger dan RAPIDRover.

CEO Thales Inggris, sebagaimana dilansir airforce-technology.com, mengatakan: “Saya senang bahwa negara lain telah memutuskan untuk membeli ForceSHIELD.
“Sensor-sensor generasi termaju ini   akan menjadi solusi yang membawa perubahan  besar yang akan memberikan  Malaysia sebuah kapabilitas berkelas dunia dengan teknologi termaju.

CV 90 Swedia, Cocok Untuk Pergerakan Pasukan Komando

Buku : Managing Catastrophic Loss of Sensitive Data: A Guide for IT and Security ...

Minggu, 13 September 2015

A New Indonesia Military Boost Near the South China Sea?

Indonesian navy vessels at dock, Natuna Island.
Image Credit: Victor Robert Lee

The country’s defense minister says it will strengthen its air defenses “to be prepared.”
Earlier this week, the Indonesian defense minister said that the country would boost its defenses near the South China Sea in anticipation of future threats.

Defense Minister Ryamizard Ryacudu said that Indonesia will equip the Natuna islands near the South China Sea with a port and extend its military air base runway so that it can accommodate more planes. He also added that more jet fighters would be stationed at the Ranai military air base in Natuna.

“We are not in a war situation, but the South China Sea is very close to us,” Ryamizard added. “We have to be prepared. Our weapon systems are good, but we need to add more so that we don’t need to worry all the time.”

Corruption Perceptions Index 2018

Why China is building islands in the South China Sea

INDONESIA NEW CAPITAL CITY

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Berita Terbaru


Get Widget