Forum
Ekonomi Dunia telah memulai proyek riset “Digital Transformation Initiative”
untuk mengeksplorasi dampak digitalisasi pada segenap pelosok 13 industri
utama. Riset tersebut mengidentifikasikan sejumlah teknologi yang
diharapkan memiliki dampak paling banyak
dalam mentransformasi bisnis dan masyarakat:
Percetakan
3D: Manufaktur berdasarkan permintaan
Dalam percetakan 3D,
atau Additive Layer Manufacturing (ALM), obyek-obyek diciptakan dari
dokumen-dokumen digital cetak biru dengan menelentangkan lapisan-lapisan
material secara bersusun. Rentang material yang dapat digunakan dengan
mesin-mesin pencetak telah meluas secara signifikan selama dekade belakangan
ini, memampukan solusi-solusi berdasarkan permintaan atau on demand dan dapat disesuaikan dengan
keperluan yang sangat dioptimasi
dengan tambahan kecil biaya per unit.
Industri-industri logistik
dan rantai nilai bisa terganggu, sebab
percetakan 3D dapat menolong konsumen dan usaha-usaha bisnis dalam mencetak obyek atau
benda yang mereka inginkan di suatu tempat yang dekat dengan lokasi bisnis
mereka sendiri, mengurangi keperluan suku-suku cadang dan barang-barang yang
harus dikirimkan.
