Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Kamis, 24 November 2011

24 Juta KTP Elektronik Malaysia, MyKad Edisi Baru Jauh Lebih Canggih


akukamusemua.blogspot.com

Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Hishammuddin Hussein telah mengumumkan bahwa Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) akan mengeluarkan MyKad baru mulai Januari tahun depan. MyKad atau semacam KTP elektronik yang baru dimulai di Indonesia, diyakini memiliki fitur keamanan yang jauh lebih baik. MyKad baru ini juga dinyatakan mampu mereduksi permasalahan pemalsuan MyKad terdahulu serta masalah cip yang gampang rusak. "MyKad dengan struktur baru ini lebih berkualitas dan mengikuti ketentuan-ketentuan keamanan, sesuai dengan perkembangan waktu, keadaan dan tantangan masa mendatang. MyKad baru akan dibuat dari bahan "polycarbonate" yang lebih kuat serta dilengkapi dengan permukaan kartu yang dipolakan oleh laser." Penerbitan MyKad edisi baru ini dipastikan akan lebih mempermudah masyarakat dalam pemanfaatan Mykad untuk berbagai urusan," ujar Hishammuddin sebagaimana dikabarkan malaysiatoday.com.
 
Terkait penerbiatan MyKad baru, sebuah konsorsium yang terdiri berbagai perusahaan yang mewakili Pemerintah Malaysia telah menunjuk Unisys. Sementara itu Unisys telah mengumumkan bahwa cabangnya Unisys MSC telah menerima kontrak berjangkawaktu 2 tahun senilai USD35 juta sebagai bagian program nasional peluncuran project Smart Card MyKad. 

Proyek ini akan diimplementasikan dan dikembangkan oleh Unisys dan konsorsium. Terobosan kartu identitas yang multi aplikasi di Malaysia merupakan yang pertama dalam pemerintahan-pemerintahan di dunia yang menggunakan teknologi termaju dan saat ini Malaysia adalah negara yang memanfaatkan smart card dalam jumlah terbesar, 19 juta smart card telah diterbitkan hingga saat ini. 

Dibawah kontrak baru, Unisys akan menjamin semua aplikasi MyKad akan berjalan 24x7 pada pusat data Government Service Centre. Termasuk didalamnya dukugan perwatan dan perbaikan pada sistem-sistem hardware dan aplikasi-aplikasi sofware, juga mencakup server-server Unisys ES7000 dan ES2045 yang menjadi jangkar implementasi. 

Dukungan tenaga ahli Unysis juga termasuk dalam kontrak yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia. MyKad baru memanfaatkan teknologi chip dan biometrik terbaru, untuk menjamin akurasi tingkat tinggi, memungkinkan lebih dari 24 juta warga Malaysia melakukan transaksi dengan nyaman dan tentu saja bagi sektor-sektor pemerintah dan swasta melalui penggunaan smartcard tunggal.  
Dibenamkan dengan teknologi digital terunggul,MyKad telah berpadu dengan strategi e-Government Malaysia dan menyediakan berbagi pengembangan masa mendatang dan berbagai tambahan untuk mendorong e-Government Malaysia dan berbagai inisiatif e-Commerce. MyKad yang berjalan sejak 1999, kini memasuki tahapan yang sangat maju. 

Penunjukan Unisys oleh konsorsium yang bekerja untuk kepentingan pemerintah Malaysia, akan berperan sebagai induk integrator berbagai sistem untuk implementasi MyKad. Sebagai satu-satunya titik kontrak dan refrensi antara pemerintah Malaysia dan 5 penyedia solusi yang ada dalam naungan Konsorsium Government Multipurpose Card (GMPC). 

 MalaysiaToday.com |lovelifesr.com|Martin Simamora

Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2014

Russia e-Government : One Click State

e-Government: have we forgotten of the public sector context?

Eight mega trends in e-government for the next eight years

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Fraunhofer Fokus : e-Government & Applications

Berita Terbaru


Get Widget