Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Sabtu, 12 Maret 2011

India Bangun Kapal Induk Kelas Vikrant, Menuju Adi Daya Asia

Aircraft carriers INS Virat
Kebesaran India tak hanya terefleksi dari jumlah penduduknya yang telah mela,paui 1 miliar jiwa dan penghasil tenaga ICT yang andal didunia. Militer India pun kini dan mendatang akan semakin menggentarkan dan menakutkan siapapun tak kecuali adi daya tradisional seperti Amerika Serikat dan Russia. India kini memasuki tahap mengembangkan dan membangun kapal induk yang dirancang dan dibangun sendiri yaitu Kapal Induk atau carrier ship kelas Vikrant. Kapal-kapal kelas Vikrant kini sedang dibangun oleh Angkatan Laut India di Cochin Shipyard (CSL). Kapal Induk pertama akan segera beroperasi untuk menggantikan INS Virat yang akan segera memasuki masa pensiun.

Shipboard fighter Mig-29K (Russia) sgtofu.com
Kapal Induk kelas Vikrant secara resmi dimulai dengan pembangunan INS Vikrant pada April 2005 lalu, Lunasnya rampung pada Februari 2009, dan dijadwalkan segera diresmikan pada pertengahan tahun 2011 dan akan memasuki masa tugas pada 2014.Kapal Induk kedua (IAC-2) dijadwalkan akan dibangun pada 2010 dan diharapkan operasional pada 2017 mendatang.
Kapal induk kelas Vikrant dirancang oleh Directorate of Naval Design. Kelas Vikrant dapat mengoperasikan beragam pesawat tempur, kombinasi pesawat tempur Rusia Mig-29K, Ka31 dan pesawat tempur ringan buatan dalam negeri. Kelas Vikrant akan ditenagai dengan 2 turbin gas LM2500. Vikrant akan menerapkan sistem-sistem otomasi canggih untuk pengoperasian mesin kapal, navigasi kapal dan kemampuan daya tahan.

Kamov Ka-31

Desain dan pembangunan kapal induk perdana telah disetujui oleh Pemerintah India pada Januari 2003. Pekerjaan pembangunan dimulai Novermber 2006. Dibangun dengan sistem modular yang totalnya mencapai 874 blok yang kemudian disatukan.

Kapal induk kelas Vikrant akan memiliki panjang keseluruhan 260m dan lebar 60m dan pembenaman (displacement) 40,000t. Kapal ini dapat mengakomodasi 1,600 personil termasuk awak kapal, pilot dan kru serta pasukan.
defence.pk

Pembangunan kapal menggunakan baja berkekuatan tinggi yang dibuat sendiri dengan batuan Defence Research and Development Organisation dan Steel Authority India. Kapal induk ini akan menjadi kapal terbesar yang pernah dibangun oleh CSL.
INS Vikramaditya, India
Although it has yet to be completed this carrier is worth comparing as it is rather unique. It is in fact a major rebuild of a Soviet Kiev class helicopter cruiser. Although the ship displaces over 40,000 tons it’s heritage provides for a relatively narrow flight deck. Certain details of its fit are still unknown but it is expected to operate MiG-29K Fulcrum multi-role fighters. (defence.pk)

Fincantieri dari Italia akan memberikan bantuan untuk integrasi sistem propulsi kapal dan Naval Design Bureau dari Rusia akan memasok teknologi avionik. Menteri Pertahanan India telah menghibahkan dana bagi galangan kapal untuk memperbaiki infrastruktur seperti workshop dan mesin-mesin heavy-duty. Pengerjaan kapal akan rampung dalam dua tahap.

TAHAP PERTAMA meliputi persiapan peluncuran kapal pada penghujung 2010, sementara yang KEDUA akan meliputi pekerjaan-pekerjaan tersisa hingga penyerahan kapal.

PESAWAT TEMPUR
Sea Harrier (wn.com)

Dek landasan akan dilengkapi dengan 2 runway lepas landas dan sebuah landasan pendaratan yang dilengkapi dengan tiga kabel penahan. Sistem STOBAR (short taje-off but arrested recovery) diletakan menghadap dek penerbangan yang digunakan untuk menerbangkan dan melindungi kapal dari dek kapal induk. IAC2 akan dilengkapi dengan sistem ketapel uap/ steam catapaults dan bukan STOBAR agar dapat meluncurkan kapal-kapal tempur generasi ke-empat. Kapal induk akan mampu membawa hingga 30 kapal tempur, memiliki hanggar yang memadai dan berbagai fasilitas pemeliharaan pesawat pun tersedia di kapal induk.

Grup pesawat tempur akan terdiri dari campuran berbagai pesawat termasuk; MIG-29K, Sea Harrier dan pesawat terbang ringan seperti HAL Dhruv dan helikopter-helikopter Ka-31. Ka 31 akan berperan sebagai pemberi peringatan dini udara.

SISTEM PERSENJATAAN

Kapal Induk kelas Vikrant akan dilengkapi dengan sebuah sistem peluncur vertikal untuk misil-misil permukaan ke udara jarak jauh. Sistem senjata jarak dekat akan melengkapi Vikrant bagi perlindungan dirinya terhadap ancaman misil-misil anti kapal dan pesawat tempur. Empat OTO Melera 76mm Super Rapid gun; dua ditempatkan ditempatkan di haluan kapal dan dua lagi ditempatkan di bagian buritan kapal.

OTO Melera 76mm dapat memuntahkan 120 putaran per menit dengan jarak tembak 30,000 meter.

Sistem Radar

Kelas Vikrant akan dilengkapi dengan radar udara peringatan dini yang moderen, navigasi taktis udara VHF dan UHF dan sistem-sistem pencari arah. Kapal juga akan dilengkapi dengan kemampuan jamming atau membungkam sistem radar dan komunikasi lawan. Sistem Manajemen Tempur dikapal akan dilengkapi dengan berbagai sensor dan berbagai link data taktis untuk memberikan kewaspadaan situasi yang real time atau aktual sesungguhnya.

Sistem propulsi atau penggerak kapal
defence.pk

Perpaduan turbin gas dan sistem propulsi gas akan memberikan daya bagi kapal. Empat turbin gas General Electric LM2500 dan turbin-turbin gas akan menggerakan dua posros yang akanb menghasilkan total daya sebesar 80MW. Sistem propulsi memberikan kecepatan maksimum lebih dari 28kt dan daya jelajah hingga 8,000 nautical mil.



-naval-technology.com | Martin Simamora


Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2014

Russia e-Government : One Click State

e-Government: have we forgotten of the public sector context?

Eight mega trends in e-government for the next eight years

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Fraunhofer Fokus : e-Government & Applications

Berita Terbaru


Get Widget