Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Jumat, 20 Agustus 2010

China Lakukan Ujicoba Portabilitas Nomor Telepon Selular

Jika ujicoba berlanjut kepada implementasi yang permanen maka kelak masyarakat pengguna dapat memiliki nomor teleponnya secara permanen sekalipun pindah operator. Tianjin akan menjadi kota pelaksana pada Oktober 2010 mendatang, sebagai kelanjutan suksesnya serangkaian tes di kota tersebut.

Kementeri Industri dan Teknologi Informasi beserta para pejabat terkait telah melakukan pertemuan di Tianjin untuk mendiskusikan isu portabilitas nomor dan menyampaikan hasil-hasil tes kepada pihak-pihak berwenang yang lebih tinggi,ungkap ChinaTechNews.com pada Selasa (17/8/2010).

Portabilitas nomor telepon selular akan memudahkan pengguna jasa sebuah operator telepon selular untuk mengganti operator/provider layanan dan menikmati layanan provider baru tanpa harus mengganti nomor asli telepon selularnya.

Tianjin Communication Administration menyatakan bahwa sebuah rencana dengan jadwal terinci untuk prosedur pelaksanaan ujicoba portabilitas nomor diharapkan diterbitkan oleh Kementeri Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) sekitar 20 Agustus 2010.

Pada proyek percontohan terdahulu yang diformulasi oleh MIIT, ujicoba komersial portabilitas nomor telepon selular akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Selama tahun pertama ujicoba, pengguna telepon selular dapat beralih dari jaringan-jaringan yang lebih kompetitif ke operator-operator yang kurang kompetitif.

Misalnya, pengguna China Mobile (2G) dapat beralih ke jaringan 2G China Unicom dan China Telecom; pelanggan China Unicom (2G) dapat beralih ke jaringan 2G China Telecom dan pelanggan 3G China Telecom dapat beralih ke jaringan 3G China Mobile.

Pada tahun kedua ujicoba, pelanggan 2G dari 3 operator dapat beralih ke jaringan-jaringan 2G operator lain tanpa batasan waktu.

Pada tahun ketiga, pelanggan 3G China Unicom dan China Telecom dapat beralih ke jaringan-jaringan 3G operator lain, tetapi pelanggan 3G China Mobile tidak diizinkan untuk mengganti provider layanan komunikasinya tanpa mengganti nomor telepon selularnya terlebih dahulu.

Populasi atau pelanggan telepon selular di Chian per April 2010 lalu mencapai 766 juta pelannggan, menurut laporan Reuters.

Langkah yang dilakukan China mengikuti jejak negara-negara lain di Asia yang telah lebih dahulu melakukannya, seperti Singapura dan Malaysia yang telah meluncurkan skema portabilitas nomor pada 2008 lalu.

Di India, implementasi portabilitas nomor telepon selular mengalami sejumlah penundaan sebagai akibat kompleksitas proyek. India sebenarnya menjadwalkan pelaksanaannya pada 31 Desember 2009 lalu, tetapi mengalami penundaam hingga 31 Maret 2010 dan kembali mengalami penundaan hingga 30 Juni 2010. Pemerintah India, menurut ZDnetAsia.com mengumumkan bahwa layanan portabilitas nomor akan dilakukan pada 31 Oktober 2010 mendatang.


(Martin Simamora)




Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2014

Russia e-Government : One Click State

e-Government: have we forgotten of the public sector context?

Eight mega trends in e-government for the next eight years

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Fraunhofer Fokus : e-Government & Applications

Berita Terbaru


Get Widget