Editor : Martin Simamora, S.IP |Martin Simamora Press

Rabu, 20 Januari 2010

AS Fokus Ekonomi Digital dan Reformasi Birokrasi Agar Tetap Menjadi Kekuatan Ekonomi Global


Aneesh Chopra, Chieft Technical Officer AS menyatakan bahwa AS memerlukan berbagai inovasi teknologi yang lebih maksimal lagi demi kebaikan bangsa dan negara, hal ini merespon harapan yang dikemukan oleh consumer Electronic Association (CEA) pada Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas. CEA pun menyatakan pemerintah pun perlu menyingkirkan berbagai hambatan birokrasi.

Sebuah studi nasional yang dilakukan oleh Zogby International mengungkapkan bahwa 96% responden di AS berkeyakinan bahwa inovasi berperan sangat penting terhadap AS sebagai pemimpin ekonomi dunia.

CEA menyatakan bahwa bangsa Amerika Serikat menghadapi sejumlah masalah, CEA berkeinginan agar Pemerintah AS memudahkan masuknya tenaga kerja hali dari India dan China, dan berharap agar pemerintah melakukan perubahan kebijakan perdagangan yang akan memberikan daya saing ekspor yang lebih baik dengan negara-negara lain.

"Berkait inovasi maka ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah, dan ada banyak hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh pemerintah, ungkap Ketua CEA Gary Shapiro." Pemerintah kurang optimal dalam membangun inovasi dan kewirausahaan. Pemerintah sering memalingkan dirinya. Pemerintah kerap menjadi hambatan dimana pajak yang tinggi dan peraturan birokrasi muncul sebagai hambatan, pungkas Shapiro.

Chopra berharap dapat memimpin menyelesaikan persoalan pada isu-isu ini, menyatakan bertapa pentingnya inovasi bagi kebaikan nasional."Kita memang tak harus selalu sepakat terhadap setiap isu, tetapi kita dapat selalu berkata ada ruang untuk memperbaiki inovasi dan kewirausahaan, akunya sebagaimana disitat dari Public Technology (11/1).

AS harus mengutamakan produk dalam negeri, dan benar kini kita masih mengalami defisit, kita masih dalam sebuah situasi krisis ekonomi tetapi jelas kita akan mengatasinya, kita harus melakukannya dengan benar, ujar Chopra.

Chopra mengungkapkan, sektor kesehatan berpotensi besar untuk berinovasi."Kita memang belum melakukan banyak inovasi tentang bagaimana konsumen dapat berkomunikasi dengan sistem-sistem rekam medis elektronik dan pemakaian teknologi Smart Meter dan juga teknologi pendidikan.


"Jika anda bertanya kepada saya berapa banyak pasien yang menerima catatan medis elektronik yang berisikan informasi kesehatannya setelah mereka mengunjungi dokter atau sebuah rumah sakit, dan jika jawabannya 5% maka saya akan sangat terperangah, sebab kenyataan mungkin hanya sekitar 2% saja pasien yang berkunjung ke dokter atau rumah sakit yang menerima catatan elektronik mengenai kesehatannya.

Menjadikan rekam medis elektronik perlu sebuah standard terbuka yang adil yang memungkinkan seluruh wira usaha dapat memproduksi teknologi yang dapat dibeli oleh para dokter dan rumah sakit.

Chopra pun mengungkapkan, sangat penting bagi AS untuk membangun infrastruktur broadband yang universal untuk mendukung pembangunan Ekonomi Digital.

Infrastruktur Ekonomi Digital pun bernilai penting sebab investasi broadband ibarat membangun blok-blok yang akan menyokong upaya AS menghasilkan inovasi yang lebih besar dan pada puncaknya akan membawa AS menjadi pemimpin dalam pengembangan berbagai teknologi Smart Digital yang dapat mengatasi berbagai tantangan nasional yang kritikal.


(gambar/foto: www.infiniteunknown.net/tag/freedom/)




Tidak ada komentar:

Corruption Perceptions Index 2018

Why China is building islands in the South China Sea

INDONESIA NEW CAPITAL CITY

World Economic Forum : Smart Grids Explained

Berita Terbaru


Get Widget